Ketika gerakan mahasiswa penentang Presiden RI ke-2 Soeharto semakin masif di berbagai daerah, pada Februari 1998, sebuah surat elektronik (surel) alias e-mail masuk ke akun milik Sukardi Rinakit. Pengirimnya adalah aktivis, penyair, sekaligus Kepala Departemen Budaya Partai Rakyat Demokratik (PRD), Wiji Thukul. Saat dibuka, bunyi pesannya pendek, namun mengobarkan semangat. "Hanya...
Suatu siang, Soeharto menunggu kedatangan Yusril Ihza Mahendra di rumahnya pada medio 2000-an. Keduanya memang relatif dekat. Perkenalan keduanya bermula sejak Yusril menjabat sebagai Staf Khusus Kementerian Sekretaris Negara pada 1998. Di masa-masa itu Yusril juga sering berkunjung ke Cendana bersama atasannya, Saadilah Mursyid. Kedekatan itu pula yang membuat Soeharto secara...
Perlawanan Rakyat Bone terhadap Belanda pada tahun 1905 dikenal dengan nama RUMPA’NA BONE. Istilah RUMPA’NA BONE berasal dari pernyataan Raja Bone ke-31 Lapawawoi Karaeng Sigeri sendiri ketika menyaksikan secara langsung Petta Ponggawae (putranya sendiri) gugur diterjang peluru tentara Belanda. Hal ini diungkapkan dengan kalimat Bugis yang kental RUMPA’NI BONE (Bobollah...
Hasil survei IndoBarometer menyebut Soeharto merupakan presiden yang paling berhasil memimpin Indonesia. Hal tersebut berdasarkan hasil survei Indo Barometer bertema 'Evaluasi 20 Tahun Reformasi'. Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari mengatakan 32,9 persen responden menyatakan Soeharto merupakan presiden yang paling berhasil dalam menjalankan tugasnya. Dia mengatakan Soeharto juga menjadi presiden terbaik...
BENDERA SAMPARAJAE Terbuat dari kain berwarna biru sutra, berbentuk travesium, pinggirannya berwarna merah, terdapat hiasan bunga berdaun empat. Bentuk bunga bersegi empat, dua daun bunga berwarna daun emas. Dua daun lainnya berwarna besi. Kedua daun ini disebut BRANI yang berarti "BERANI" dan berubah menjadi musuh dalam pertempuran. BENDERA SAMPARAJAE, Berfungsi...
Dalam lembaran sejarah Kerajaan Bone ditemukan banyak catatan yang memperlihatkan keberagaman sikap raja-raja yang memerintah di kerajaan tersebut. Sikap yang bernilai kejuangan baik dalam upaya mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negerinya dari serangan musuh, maupun dalam tata cara pelaksanaan sistem pemerintahannya. Interpretasi kesejarahan tentang Kerajaan Bone memang telah dilakukan oleh banyak...
BOSOWA merupakan akronim tiga nama daerah Bugis yakni BONE, SOPPENG dan WAJO yang telah berabad-abad menjalin persaudaraan sejak masa kerajaan. Sebenarnya kalau merujuk dari perjanjian tellumpoccoe yang benar adalah BOWASO (Bone, Wajo, Soppeng) Dalam catatan lontara’ Bugis dijelaskan bahwa pada masa Bone di bawah pemerintahan Raja Bone ke-7 La Tenrirawe...

Sejarah Kota Watampone

Bone purba awalnya hanya seluas 4 kilometer persegi berada dalam wilayah kerajaan Wawenriu zaman Lagaligo sekitar abad ke-10 (901-1000). Abad ke-10 adalah abad yang berlangsung sejak 901 Masehi hingga 1000 Masehi. Sedang kata Bone sendiri merupakan bahasa Bugis kuno yang berarti pasir. Kerena sesuai kondisi wilayah saat itu, tanahnya berwarna...
Setelah La Maddaremmeng MatinroE ri Bukaka meninggal dunia, maka digantikanlah oleh kemanakannya yang bernama La Tenri Tatta Arung Palakka MalampeE Gemme’na Petta To RisompaE. La Tenri Tatta To Unru adalah anak dari We Tenri Sui Datu Mario Riwawo dengan suaminya yang bernama La Pottobune Arung Tanatengnga Datu Lompulle. Ibu dari...
Seperti sudah dijelaskan pada tulisan sebelumnya, Osong adalah ungkapan Ikrar kesetiaan Laskar Kerajaan Bone terhadap Raja Bone untuk melawan Tentara Belanda Bisa dibayangkan betapa dahsyatnya perlawanan Bugis yang dilakukan melawan tentara Belanda. Keperkasaan dan kegigihan itu disenandungkan dalam berbagai nyayian perang (elong osong). Senandung nyanyian-nyanyian perang dalam bahasa bugis disebut (Elong...

Stay Connected

0FansSuka
0PengikutMengikuti
1,045PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan

Posting Terbaru