BONE RAMPAI : MASJID RAYA WATAMPONE RIWAYATMU DULU

0
1

Masjid Raya Watampone yang terletak di Jalan Masjid Raya Watampone kabupaten Bone dibangun pada tahun 1944 pada masa pemerintahan raja Bone ke-32 Andi Mappanyukki, Sultan Ibrahim MatinroE ri Gowa (1931-1946). Masjid ini merupakan salah satu situs sejarah kerajaan Bone yang mengiringi perkembangan agama Islam di tanah Bugis Bone.
Meskipun bukan merupakan masjid tertua di kabupaten Bone namun masjid yang terletak sangat startegis di tengah kota Bumi Arung Palakka ini merupakan salah satu masjid kebanggaan warga Bone. Masjid ini menjadi salah satu kebanggan masyarakat Bone yang terus dipertahankan sampai hari ini.
Arsitektur masjid ini bercirikan tradisional dengan atap susun tiga yang tebuat dari seng. Masjid ini tidak mempunyai kubah. Di tengah bangunan masjid terdapat 43 (empat puluh tiga) tiang penyangga berdiameter 100 cm yang masih berdiri kukuh terbuat dari beton campuran pasir dan ribuan butir kuning telur ayam. Seperti halnya Tembok Cina terbuat dari campuran pasir dan kuning telur ayam. Demikian juga Masjid Tua Bone Al-Mujahidin di Jalan Sungai Citarum Watampone betonnya terbuat dari campuran pasir dan kuning telur ayam.
Tepat di samping mihrab imam terdapat bangunan mimbar bersejarah yang terbuat dari kayu hitam yang bercorak perpaduan budaya Jawa dan Cina. Selain itu di bagian depan mimbar ada sebuah rangkaian tulisan Arab yang berbahasa bugis yang menceritakan sejarah pembangunan masjid dan mimbar tersebut.
Konon, Jantung Tanah Bone merupakan tempat berdirinya masjid ini dan berada ditempat agak tinggi. Sekarang ini disamping sebagai tempat beribadah juga digunakan sebagai pusat pengajian dan musyawarah

Komentar yang Sopan

Please enter your comment!
Please enter your name here