Menari di Simpang Tujuh Watampone

19
Hari Tari Dunia yang diperingati setiap 29 April adalah sebuah momentum di mana warga seluruh dunia menampilkan keindahan tari budayanya masing-masing. Demikian juga warga Bone baik dari unsur seniman, sanggar seni tari, kalangan pelajar, maupun birokrat turut beraksi mewarnai peringatan hari tari dunia tahun 2016 ini.
Peringatan Hari Tari Dunia di Kabupaten Bone digelar di Tugu Dunia kawasan Simpang Tujuh Kota Watampone, pada Jumat 29 April 2016. Rombongan penari bergerak dari Rumah Jabatan Bupati Bone menuju ke arah Tugu Dunia Simpang Tujuh.
Bupati Bone Dr.H.Andi Fahsar Mahdin Padjalangi, M.Si. dengan mengenakan properti tari dalam sambutannya mengatakan, bahwa peringatan Hari Tani Dunia merupakan momentum untuk mengenang para seniman Bone masa lalu atas karya-karyanya, apa yang mereka perjuangkan harus dikenang dan dilestarikan. ” Karena itu, mari kita mengheningkan cipta untuk mereka,” kata Bupati Bone
Banyak seniman yang dikenal mempunyai komitmen mengembangkan kesenian budaya Bone dalam bidang tari, salah satu diantaranya adalah Almarhum Andi Amir Singa, bahkan Andi Baso Amir Bupati Kepala Daerah Bone Tahun 1967-1969 dikenal sebagai bupati seniman.
Menurut panitia penyelenggara Ir. Barham, mengatakan peringatan Hari Tari Dunia tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dipusatkan di Kabupaten Bone bekerja sama Dewan Kesenian Bone (DKB) mengambil tema ” Bone Menari Untuk Dunia “.
BAGIKAN
Berita sebelumyaEtika Jabat Tangan Suku Bugis
Berita berikutnyaMappadendang

KOMENTAR ANDA

Please enter your comment!
Please enter your name here