Siapa Sebenarnya Diri Kita Ini ?

16
Mahluk paling sempurna diciptakan oleh Allah adalah manusia jika dibandingkan dengan mahluk yang lainnya, Termasuk diantaranya Malaikat, Jin, Iblis, Binatang, dan Tumbuhan. Tetapi kita sendiri sebagai manusia tidak tahu akan diri kita sebagai manusia.
Siapa diri kita ini? Dari mana asalnya? Mau ke mana nantinya? Dan yang paling penting adalah bagaimana kita menempuh kehidupan di dunia ini agar selamat di dunia dan akhirat nanti?
Dari berbagai sumber sebenarnya manusia itu terdiri atas 3 unsur yaitu:
1. Jasmani, yang terdiri dari Air, Kapur, Angin, Api dan Tanah.
2. Ruh, yaitu terbuat dari cahaya (nur). Fungsinya hanya untuk menghidupkan jasmani saja.
3. Jiwa, yaitu nafsu, rasa dan perasaan. Terdiri atas 3 unsur yakni
a. Syahwat (darah hitam), yang dipengaruhi sifat Jin, sifatnya adalah: Rakus, pemalas, Serakah, mengutamakan kebendaan/materialis), dan menjadi beban masyarakat.
b. Amarah ( darah merah ), dipengaruhi oleh sifat Iblis, Sifatnya adalah: angkuh, sombong, Merusak, Angkara murka, Menentang, dan Menjadi pengacau masyarakat.
c. Muthmainah (darah Putih), Dipengarui sifat malaikat, Sifatnya adalah: Bijaksana, Tenang, jujur, Berbudi luhur, Berakhlak Tinggi dan Mulia, dan Menciptakan kedamaian dan kasih sayang.
Selanjutnya alat dari pada Jiwa yaitu otak, yang terdiri atas 3 bagian juga, yaitu :
1. Akal (timbangan) haq atau bathil
2. Pikir (hitungan) Untung rugi
3. Zikir (ingatan) Ingat Allah
Jika diibaratkan mobil maka jasmani ini adalah Body dari pada mobil sedangkan Ruh sebagai Accu yang sifatnya hanyalah sebagai yang menghidupkan saja dan Jiwa adalah sopir atau yang mengendalikan dari pada mobilnya di mana dialah yang bertanggung jawab atas keselamatan dari pada mobil itu sendiri. Jadi disini yang dikatakan manusia itu adalah Jiwanya di mana dialah yang bertanggung jawab atas perbuatanya.
Adapun mahluk yang diciptakan Allah yang menjadi musuh atau lawan manusia yaitu Iblis dan Jin kafir.
Ada 6 mahluk yaitu :
1. Malaikat, Dari Nur (cahaya) menerangi/mengawasi manusia.
2. Iblis, Dari Nar (Api), sifatnya merusak, merupakan musuh bebuyutan manusia.
3. Jin, Dari asap yang beracun, sifatnya memabukkan, merupakan penggoda dan juga membantu manusia.
4. Tumbuhan, Hanya mempunyai naluri, berfaedah, untuk kebutuhan manusia.
5. Hewan, Syahwat, berfaedah untuk kepentingan manusia.
6. Manusia, Sebagai pengatur alam, pengurus dunia (khalifah rachmatan lil alamin).
Kemudian Corak-corak Manusia yaitu :
1. Mu’min, yaitu orang yang beriman dan merupakan seorang Muslim yang dapat memenuhi seluruh kehendak Allah, dan memiliki iman kuat dalam hatinya.
2. Kafir, yaitu orang yang bersembunyi, menolak atau menutup dari kebenaran akan agama Islam.
3. Munafik, yaitu mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama Islam, namun sebenarnya hati mereka memungkirinya.
Perjalanan Kehidupan Manusia:
1. Alam Arwah/Ruh, Masih di dalam alam suci/takdir ketentuan
2. Alam Rahim, Di dalam Kandungan Ibu/Qadar ditentukan
3. Alam Dunia/Alam Qodho, Penyelesaian/Untuk sementara
4. Alam Kubur/Alam Barzah, Dalam tahanan alam Kubur/prefentif
5. Alam Mizan, Timbangan Alam dibangkitkanya kembali Manusia
6. Alam Yaumil Ma’lum ( Hari Pengumuman/Keputusan), Sorga bagi yang beramal baik; Neraka bagi yang beramal buruk.
Jasad / tubuh manusia sendiri mengandung 4 unsur yaitu :
1. Api
Jasad manusia mengandung unsur api, karena isi neraka adalah serba panas yang bahan bakarnya dari batu dan orang kafir. Selain itu setiap makanan yang kita makan jika prosesnya dimasak dulu tentu pasti menggunakan api atau panas. Api tidak dapat berdiri sendiri, dia untuk bisa hidup perlu unsur lain yaitu angin/udara (oksigen).
2. Udara / angin
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.”. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya.” (QS.Shaad (38):71-72).
Sesuatu yang hidup manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan tentu membutuhkan udara / oksigen. Kita juga membutuhkan udara (oksigen) untuk bernafas. Ini berarti tubuh kita juga mengandung unsur angin/udara.
3. Air
Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa. (QS.Al Furqaan (25):54).
Yang dimaksud air tersebut adalah air mani yang mana air mani itu salah satunya mengandung unsur air. Selain itu tubuh kita juga mengandung air, darah mengandung air, makanan kita juga mengandung air. Itu semua artinya bahwa jasad kita mengandung unsur air.
4. Tanah
(Ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada malaikat: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.”. Maka apabila telah Kusempurnakan kejadiannya dan Kutiupkan kepadanya roh (ciptaan)Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan bersujud kepadanya.” (QS.Shaad (38):71-72)
Yang dimaksud manusia pada ayat di atas adalah Nabi Adam AS. Selanjutnya unsur tanah tersebut diturunkan ke anak cucu Nabi Adam. Selain itu makanan yang kita makan sebetulnya adalah berasal dari tanah (saripati tanah). Dengan demikian berarti bahwa badan/jasad kita mengandung tanah.
Keempat unsur dalam tubuh manusia tersebut di atas, erat hubungannya dengan karakter yang dimiliki manusia sehingga mempengaruhi perilaku manusia itu sendiri. Sehingga bisa dirangkum bahwa tubuh manusia terdiri atas empat unsur pembentuk utama, yaitu api, angin, air, dan tanah. Api sifatnya berdiri, angin sifatnya rukuk, air sifatnya sujud, dan tanah sifatnya duduk.
BAGIKAN
Berita sebelumyaMotto SUMANGE’ TEALARA’
Berita berikutnyaKonsep Ininnawa

KOMENTAR ANDA

Please enter your comment!
Please enter your name here