Batu Permata Recca’ dari Bone

14
 
Songkok  Recca’ atau songkok to Bone muncul dimasa terjadinya perang antara Bone dengan Tator tahun 1683 pada masa pemerintahan Arung Palakka  (1645-1696) Pasukan Bone pada waktu itu memakai Songkok Recca’ sebagai tanda untuk membedakan pasukan prajurit  dari Bone dengan pasukan Tator.

Pada masa  pemerintahan Andi Mappanyukki Raja Bone ke-32 (1931-1946)  Songkok Recca dibuat dengan pinggiran emas (Pamiring Pulaweng) yang menunjukkan strata sipemakainya. Akan tetapi lambat laun hingga sekarang ini siapapun berhak memakainya. Bahkan beberapa kabupaten di Sulawesi memproduksinya sehingga dapat dikatakan, bahwa Songkok Recca yang biasa juga disebut sebagai Songkok To Bone yang merupakan hasil cipta, rasa, dan karsa orang Bone tersebut mendapat apresiasi baik dari masyarakat Sulawesi maupun Indonesia pada umumnya. bahkan mancanegara.

Dalam perkembangannya kata Recca semakin terpatri di Bumi Arung Palakka, karena dijaman edan permata saat ini ternyata muncul pula sejenis batu akik yang disebut  PERMATA RECCA. Jenis permata bermotif Songkok Recca ini bukanlah terbuat dari pelepah daun lontar seperti Songkok Recca/Songkok Pamiring, atau Songkok To Bone, namun terbuat dari batu bongkahan yang mempunyai motif seperti Songkok Recca.

Awalnya batu bongkahan bermotif seperti Songkok Recca tersebut ditemukan  masyarakat di kawasan objek wisata Tanjung Pallette di tepi laut Teluk Bone, Kecamatan Tanete Riattang Timur Kabupaten Bone sekitar tiga tahun silam (2012). Masyarakat di daerah tersebut tidak terlalu memperhatikan hanya dipergunakan sebagai penyangga tiang rumah atau dijadikan sebagai pondasi rumah. Karena batu bongkahan bermotif Songkok Recca tersebut tidak muncul begitu saja namun baru bisa diperoleh setelah batu besar dihancurkan kemudian muncullah serpihan atau bongkahan yang bermotif seperti Songkok Recca.

Setelah batu permata lagi trend seakan tiada hari tanpa batu permata  maka muncul  pula batu permata terunik di dunia yang bermotif seperti Songkok Recca di ajang pameran batu permata yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone di Taman Bunga Watampone.  Bahkan sekarang ini bongkahan batu permata bermotif songkok Recca tersebut  tidak hanya bisa didapatkan di Kawasan Tanjung Pallette namun secara tiba-tiba menjalar  dan bisa diperoleh diseluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Bone.

Nah, tunggu apalagi ? bagi Anda yang ingin mendapatkan batu permata bermotif Songkok Recca silakan berkunjung ke Bone. Karena di ajang Peringatan Hari Jadi  Bone tahun 2015 ini akan digelar  berbagai kegiatan budaya dan expo produksi asli Bone termasuk Batu Permata Songkok Recca. (Salam Sumange Tealara). Anda Berminat ? Kontak 081 342 081 372

KOMENTAR ANDA

Please enter your comment!
Please enter your name here