Home / Sejarah

Sejarah

Fisolofis Perahu Pinisi

Pinisi adalah kapal layar tradisional khas asal Indonesia, yang berasal dari Suku Bugis di Sulawesi Selatan tepatnya dari desa Bira kecamatan Bonto Bahari Kabupaten Bulukumba. Pinisi sebenarnya merupakan nama layar. Kapal ini umumnya memiliki dua tiang layar utama dan tujuh buah layar, yaitu tiga di ujung depan, dua di depan, …

Read More »

Bone, Lapangan Merdeka, Taman Bunga, Riwayatmu Doeloe

Sekitar Abad 10 Masehi Bone hanya sebuah wilayah kecil di tepi Teluk Bone, Luas kawasan wilayah berkisar 4 km2 dengan kontur topografi lebih tinggi di sekitarnya sehingga nama “Tanete” menjadi sebutan yang khas pada 3 Kecamatan Kota Watampone sekarang ini. Pada masa Bone purba berada pada wilayah Wewangriu Zaman Lagaligo. …

Read More »

Konflik, Bone Melawan Belanda

Jika mengupas perjalanan politik kerajaan Bone sejak perjuangan Arung Palakka memang amat menegangkan. Hubungan Bone dengan Belanda banyak diwarnai ketidakharmonisan pada masa raja-raja selanjutnya. Mereka memandang perjanjian Bongaya sudah tidak layak diperpanjang. Bahkan Belanda berkali-kali mengirim ekspedisi militernya demi memperbarui perjanjian tersebut. Perang di Eropa membawa fitrah tersendiri di Nusantara. …

Read More »

Daftar Bupati dan Wakil Bupati Bone dari Masa Kemasa

Daftar Kepala Afdeling/Daerah/Bupati Bone dari Masa Kemasa 1. Abdul Rachman Daeng Mangung, Kepala Afdeling, Tahun 1951 2. Andi Pangerang Daeng Rani, Kepala Afdeling Tahun 1951-1955 3. Ma’mun Daeng Mattiro, Kepala Daerah Tahun 1955-1957 4. La Mappanyukki, Kepala Daerah Tahun 1957-1960 5. Andi Suradi, Kepala Daerah Tahun 1960-1966 6. Andi Djamuddin, …

Read More »

Gelegar Juang Petta Malampe’E Gemme’na

Sejak kecil, dari pelajaran dan buku-buku sejarah, kita mungkin sering mendengar nama Arung Palakka. Yang ada di benak kita saat itu (dan mungkin sampai sekarang) bahwa dia adalah seorang pengkhianat bangsa karena bekerja sama dengan VOC memerangi Sultan Hasanuddin. Siapakah sebenarnya beliau? Apa sebetulnya motifnya bekerjasama dengan VOC dan memerangi …

Read More »

Inilah Penjelasan Motto ” Sumange Teallara “

Artikel ini saya tulis karena selama ini, saya berpendapat, bahwa Kabupaten Bone yang sering dijuluki Bumi Arung Palakka ini belum mempunyai motto. Harapan saya Bone kelak mempunyai motto, dan alhamdulillah ternyata banyak kalangan yang merespon demikian pula sebaliknya. Tak apalah tulisan ini saya rilis kembali, seperti kata pepatah lancar mengaji …

Read More »

Menelusuri Bendera Pusaka Kerajaan Bone

  Kerajaan  Bone didirikan  Tahun 1330, ketika serikat antara tujuh negara kuno  yakni Ujung, Tibojong, Ta, Tanete Riattang, Tanete Riawang, Ponceng, dan Macege dilakukan  oleh Mata Selompu.  Beliau  diundang oleh dewan penasihat dari tujuh penguasa menjadi penguasa tertinggi pertama dari federasi  ketujuh  kerajaan  yang  menggabungkan diri menjadi kerajaan Bone.  Pada …

Read More »

Daftar Bupati Bone dari Masa Kemasa

Daftar Kepala Afdeling/Daerah/Bupati Bone dari Masa Kemasa1. Abdul Rachman Daeng Mangung, Kepala Afdeling, Tahun 19512. Andi Pangerang Daeng Rani, Kepala Afdeling Tahun 1951-19553. Ma’mun Daeng Mattiro, Kepala Daerah Tahun 1955-19574. La Mappanyukki, Kepala Daerah Tahun 1957-19605. Andi Suradi, Kepala Daerah Tahun 1960-19666. Andi Djamuddin, Pelaksana Tugas  Kepala Daerah Tahun 1966-19667. …

Read More »

Jagoan Bugis yang Pernah Menggetarkan Tanah Jawa

Jika kita melontara’ atau mengisahkan sejarah perjuangan orang Bugis dalam melawan penjajah Belanda, ada satu jagoan diantara ribuan tokoh pejuang yang namanya melegenda. Jagoan ini merupakan raja di zamanya,  Arung Palakka Raja Bone ke-15. Bagi sebagian masyarakat Bugis, nama Arung Palakka  merupakan  pengeran dan pejuang kemerdekaan yang namanya masih tetap …

Read More »

BENDERA SAMPARAJAE RIWAYATMU DULU

  BENDERA SAMPARAJAE Terbuat dari kain berwarna biru sutra, berbentuk travesium, pinggirannya berwarna merah, terdapat hiasan bunga berdaun empat. Bentuk bunga bersegi empat, dua daun bunga berwarna daun emas. Dua daun lainnya berwarna besi. Kedua daun ini disebut BRANI yang berarti “BERANI” dan berubah menjadi musuh dalam pertempuran. BENDERA SAMPARAJAE, …

Read More »